DPRD Kembali Gelar RDPU, Pertemukan Tenaga Kontrak Security dengan Sekda Balangan

DPRD Kembali Gelar RDPU, Pertemukan Tenaga Kontrak Security dengan Sekda Balangan

Pertemuan antara tenaga kontrak terdampak dengan Sekda Kabupaten Balangan dan sejumlah Kabag terkait serta anggota DPRD Kabupaten Balangan dikemas dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Kantor DPRD Kabupaten Balangan, Selasa (13/7/2021).

Aduan para security ini disampaikan di hadapan sejumlah DPRD Kabupaten Balangan dan Sekda Kabupaten Balangan. Mereka meminta kejelasan perihal pembayaran atau hak serta keinginan untuk dipekerjakan lagi.

Tenaga kontrak terdampak, Hadri menjadi perwakilan dari para security yang di rumahkan tersebut. Ia berharap Pemkab Balangan tetap memberikan hak mereka saat di rumah kan yang dituangkan dalam surat perjanjian.

Pada kesempatan tersebut, Plt Sekda Kabupaten Balangan, Yuliansyah meminta agar tenaga kontrak terdampak bisa bersabar. Mengingat segala kebijakan yang diambil adalah untuk pembangunan Kabupaten Balangan.

"Kami mohon tenaga kontrak bersabar menunggu hasil keputusan dari rapat untuk evaluasi tersebut," ucap Yuliansyah

Dalam jalannya RDPU, jajaran anggota DPRD Kabupaten Balangan terus mengutarakan sejumlah pertanyaan kepada pihak eksekutif. Mereka memperjuangkan para tenaga kontrak bidang keamanan ini agar kembali bekerja.

Dari semua pertanyaan dan sejumlah masukan yang disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Balangan, Plt Sekda Kabupaten Balangan memberikan penegasan.

Ucapnya, Setda Pemkab Balangan tidak memberhentikan tenaga kontrak tersebut melainkan merumahkan. Sifatnya pun sebagai evaluasi.

"Mereka yang kami rumahkan setelah evaluasi dilakukan akan kami panggil lagi. Kami juga akan melakukan revisi atas perjanjian yang ditandatangani," jelas Yuliansyah.

"Dan kemungkinan besar akan merubah bentuk perjanjian kontrak yang ada agar sama-sama tidak saling merugikan," tambahnya.

Di rumahkannya para tenaga kontrak ucap Yuliansyah karena minimnya kemampuan anggaran dari daerah. Apalagi saat ini Pemkab Balangan dianggap sedang mengalami defisit anggaran. Ia pun berharap para tenaga kontrak terdampak bisa mengerti situasi tersebut.