DPRD Balangan Himbau Satgas Covid 19 Lakukan Kembali Sosialisasi Tentang Vaksinasi Anak

DPRD Balangan Himbau Satgas Covid 19 Lakukan Kembali Sosialisasi Tentang Vaksinasi Anak

Rapat Kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan Satgas Covid 19 Kabupaten Balangan, Senin (31/1).

Rapat dipimpin Ketua DPRD, Ahsani Fauzan dan dihadiri oleh anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik Bud), dan Tim Gugus Tugas Covid 19 Balangan.

Rapat tersebut membahas terkait surat edaran Disdikbud tentang percepatan vaksinasi Covid 19 bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Balangan.

Salah satu isi dari surat edaran yang terbit pada tanggal 17 Januari 2022 tersebut adalah siswa yang boleh mengikuti PTM harus sudah divaksin sebelumnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota dewan menghimbau vaksinasi anak dalam surat edaran isinya jangan sampai ada unsur memaksa.

"Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Balangan harus lebih humanis lagi dalam mensosialisasikan vaksinasi anak kepada masyarakat, sebagian orang tua murid menyampaikan kepada kami sedikit keberatan karena ada unsur paksaan."

Kapolres Balangan, yang juga Wakil Gugus Tugas Covid 19 Balangan, AKBP Zaenal Arifin mengatakan terimakasih atas masukan DPRD Kabupaten Balangan.

"Inti permasalahan kali ini adalah cara komunikasi tim Gugus Tugas Covid 19, khususnya Disdikbud dalam menyampaikan kepada orang tua siswa nya,"

Kami akan melakukan rapat lagi terkait bagaimana strategi dalam sosialisasi vaksinasi anak usia 6-11 selanjutnya, agar tidak perlu ada orang tua siswa yang marah akibat penyampaian yang salah dan adanya unsur paksaan.

Kadisdikbud Balangan, Ribowo menjelaskan surat edaran yang terbit 17 Januari sudah dibatalkan melalui surat edaran nomor : 800/129/BP.Dikdas/Dikdisbud/I/2022 yang terbit pada tanggal 26 Januari lalu.

Hal ini berhubungan dengan SKB 4 Menteri yang berbunyi bahwa anak-anak peserta didik boleh mengikuti PTM tanpa persyaratan harus divaksin.

"Jadi PTM tidak boleh dikaitkan dengan vaksinasi anak, namun surat edaran tersebut tidak menghentikan vaksinasi,"

Ia menerangkan vaksinasi anak terus dilakukan dalam percepatan Vaksinisasi Covid 19 untuk pelajar jenjang sekolah dasar usia 6 - 11 tahun di Kabupaten Balangan.